Dina Herliana | I just wanna be me and love myself :) | Loving my family so much, and wanna go to Mekkah and Madinah with them anymore | Banjarmasin | Smaven | I love postcrossing and vintage. One of my dreams since I was little and until now is to become a journalist. Indonesian. Really love photography and lomography. Dreamer, believer and really wanna study in Australia. Tumblr Cursors

Minggu-minggu ini gue kangen banget sama seseorang yang dulu ada bersama gue dan katanya akan selalu ada buat gue. Dia, sampai saat ini masih berada dalam pikiran dan hati, meskipun gue nggak tau apakah dia juga ngerasain hal yang sama dengan gue.

Rasa kangen gue semakin bertambah ketika teringat omongan gue sama nyokap beberapa waktu yang lalu. Nyokap pernah bilang, “Mama jadi ingat, biasanya ada yang nyalamin Mama. Biasanya kan kamu bilang ke Mama kalau A titip salam buat Mama. Sekarang udah nggak ada lagi ya”. Mendengar kalimat yang dia bilang waktu itu, gue cuman bisa tersenyum. Gue jadi ingat ekspresi nyokap dan waktu itu pula gue sadar kalau dia tau gue lagi sedih dan dari matanya juga gue bisa tau kalau dia bisa ngerasaian apa yang gue rasain meskipun gue selalu nunjukin kalau gue baik-baik aja. Omongan tersebut kadang yang membuat gue ngerasa ada yang kurang disini ( entah dibagian mana itu, di hati, di pikiran, di kehidupan gue sekarang). Yang semula memang nggak ada, menjadi ada dan terbiasa, lalu tiba-tiba menghilang. Yang hanya meninggalkan sesuatu yang sering kita sebut itu kenangan masa lalu.

Pengen banget rasanya untuk menghubungi dia, tau kabar dia sekarang, tapi gimana? Lewat telp? Pesan singkat? Atau kepo-in dia di akun sosial medianya? Hmm, tapi gue nggak bisa. Kalau semua itu gue lakuin, rasanya ada sesuatu yang tiba-tiba menghalangi gue. Yang membuat gue enggan dan segan.

Gue bisa aja nanyain kabar dia lewat sms atau chat, tapi gue takut pesan gue itu dibaikan, nggak dibaca, atau cuman dibaca dan nggak dibalas. Dan sekalipun dibalas, mungkin akan dibalas setelah sekian jam sejak pesan itu terkirim. Menunggu balasan dari dia atau menerima seadanya bahwa pesan yang gue kirim tersebut hanya diterima dan nggak dibalas. Hal-hal yang seperti itu yang nantinya bisa bikin tingkat kegalauan gue naik, bisa bikin sedih, kecewa lagi. Gue juga sebenernya bisa aja diam-diam melihat akun sosmednya. Setidaknya apa yang dia post disana akan memberi gue gambaran sedang apa dia dan gimana dia sekarang. Tapi gue nggak mau, gue takut kalau ternyata dia bisa update atau berkicau di sosmed sementara untuk membalas pesan gue dia nggak bisa. Padahal realnya, kebanyakan dari kita ketika update di sosmed itu menggunakan handphone. Dan sekalipun postingan atau update-an yang kita buat itu lewat laptop, gue  rasa masih ada waktu buat kita sadar kalau handphone kita bunyi, ada yang menghubungi.

Kadang hal-hal yang seperti itu yang membuat gue berpikir sekali lagi untuk memulai menghubungi dia duluan. Mungkin benar kalau gue sudah nggak ada artinya lagi buat dia, nggak jardi sesuatu yang menarik perhatian dia lagi, nggak menjadi seseorang yang kabarnya ditunggu lagi. Mungkin dia ingin melupakan gue. Sedih ya. Gue memilih untuk meyimpan perasaan ini tetap sama bahkan disaat gue nggak yakin dia juga.

I chose to stay even when I’m not sure he did the same thing.

*******

Waktu gue nulis postingan ini, gue lagi dengerin lagu All of Me-nya John Legend. Recomended by my bestfriend :)

Nggak ada hubungannya sama rasa kangen gue sih, tapi karena lagunya bagus aja buat di dengerin.

There are so many places we could go.
Don’t you think now it’s the time to be adventurous while we’re still young?
Perfect Combination
Sangat mudah menjadikan perempuan hanya untuk seorang lelaki, tetapi tidak mudah menjadikan seorang lelaki hanya untuk seorang perempuan.
M. Quraish Shihab (via kuntawiaji)

(Source: windadt, via kuntawiaji)


Tadi malam nyokap gue nanyain : Na, kamu lagi nonton Mario Teguh ga?
Terus gue jawab : Oh iya ma, tadi pengen nonton tapi lupa gara-gara nonton yang lain. Emang kenapa?
Kata nyokap gue : Gapapa, bagus aja itu temanya I’m not afraid, tentang kesuksesan juga.
Gue : Oh blablabla

*******

Gue emang suka nonton sesuatu yang bisa memotivasi. Apalagi tentang kehidupan dan masa depan. Satu hal dalam hidup gue, orang yang selalu memberi motivasi tersebut adalah mama. Yang selalu gue ingat adalah dia selalu bilang bahwa apapun yang kamu kerjakan, kerjakan dengan sungguh-sungguh, jangan malas, jangan penakut, harus optimis dan yakin kalau kamu pasti bisa, yakin atas apa yang kamu kerjakan.

Mama selalu yakin sama yang namanya ‘law of attraction’ dan itu yang menjadi penyemangat gue dalam mejalani hari-hari gue.

kuntawiaji:

 
Watch "Sedang Apa Dan Dimana (SADD) - Sammy Simorangkir …" on YouTube

Sedang Apa Dan Dimana (SADD) - Sammy Simorangkir …:

just-wanna-travel:

Darling Harbour Sydney Australia, to see the entire set click : set
Follow : manofverb